Container Crane Assesment PT. Pelindo

Container Crane Assesment PT. Pelindo
Proses dan Metodologi:
1. Membuat model 3D container crane dari hasil observasi lapangan menggunakan ANSYS Mechanical APDL.2. Menjalankan analisis Finite Element Analysis (FEA) untuk mengevaluasi kekuatan struktur secara menyeluruh.
3. Melakukan uji FEA khusus pada kekuatan roda dan memberikan pembebanan tambahan melalui ANSYS Static Structural untuk memvalidasi batas aman operasional crane.
Tanggung Jawab :
Desain Polygon Turning attachment
DESAIN POLYGON TURNING ATTACHMENT
Adapun setting yang diterapkan dalam pemodelan polygon turning attachment yang digunakan pada mesin bubut Emco Besar berdasarkan observasi yang dilakukan :
• Dapat digunakan pada setting rasio putaran spindle vs batang feeding otomatis 4:1 dengan 2 cutter
• Menggunakan female dan male shaft untuk membuat
• Menggunakan double knuckle joint (universal joint) agar alat dapat bergerak secara rotasional
Keterampilan Teknis (Technical Skills)
Pemesinan & Elemen Mesin: Mampu menerapkan prinsip pembuatan segi banyak menggunakan mesin bubut dan mengonfigurasi gear ratio untuk meningkatkan output kecepatan mekanis.
Metrologi Industri: Terampil dalam pengukuran dimensi presisi pada mesin bubut untuk perancangan desain komponen yang kompatibel dengan spesifikasi mesin (khususnya EMCO besar).
Desain & Pemodelan CAD: Mahir dalam melakukan perakitan komponen kompleks dengan banyak sambungan (multi-joint assembly) menggunakan software CAD.

Simulasi & Animasi Teknik: Mampu membuat simulasi gerakan mekanis (motion study) dan memproduksi video animasi cara kerja (rendisi) dari alat yang dirancang.

Manajemen Rantai Pasok & Survei Pasar: Berpengalaman dalam melakukan survei pasar komponen, analisis biaya/ketersediaan, serta pengadaan komponen standar (purchased) maupun komponen kustom (custom-made). Hal ini sehingga dapat berguna untuk menentukan part yang tersedia di market dan penyesuaian untuk proses desain assembly.
Analisis Proses Manufaktur: Terampil dalam menganalisis dan menyusun tahapan produksi (manufacturing stages) suatu komponen secara efisien.
Keterampilan Interpersonal (Soft Skills)
Kolaborasi & Kerja Sama Tim: Mampu bekerja sama dalam tim untuk memicu kreativitas, mengoptimalkan pembagian beban kerja, dan meningkatkan produktivitas kelompok.
Penyelesaian Masalah (Problem Solving): Tangkas dalam mengidentifikasi masalah teknis di lapangan dan menemukan solusi secara cepat dan efektif melalui diskusi tim.
Pengoperasian Mesin CNC & Inspeksi Kualitas (Magang di PT. YPTI)
Praktik Kerja Lapangan ini dilakukan pada bulan Oktober 2025 - Desember 2025 Adapun yang dilakukan selama praktik kerja tersebut : Pengoperasian Mesin CNC Milling: Bertanggung jawab dalam proses pemesinan komponen massal menggunakan mesin CNC (OKK VM53RII dan MH-800) , meliputi persiapan cutting tool , setting benda kerja , hingga menginput dan mengawasi jalannya program pemesinan. • Pemesinan Manual dan Finishing: Mengoperasikan mesin bubut konvensional untuk mengeksekusi pembentukan komponen presisi seperti rotation plate , melakukan proses tapping ulir , serta mengeksekusi proses finishing untuk memastikan produk bebas dari sisa geram maupun burr. • Perawatan Mesin dan Implementasi 5R: Memelihara kondisi mesin CNC dan area kerja tetap optimal sesuai standar 5R , yang mencakup pembersihan area pemotongan dari tumpukan chips serta pengisian coolant dan oli mesin secara berkala. • Inspeksi Quality Control (QC): Melaksanakan pengecekan visual dan mengukur akurasi dimensi komponen (seperti premier gear, pluger, dan stopper positioning) menggunakan mikrometer dan digital caliper untuk memastikan kesesuaian dengan drawing teknis. • Administrasi Output dan Pengiriman: Merekapitulasi jumlah komponen lolos uji dan reject harian , menyusun serta mengisi checksheet dimensi akhir , dan memastikan keamanan pengemasan produk (termasuk pelapisan pelindung antikarat) hingga siap didistribusikan ke logistik.Analisis dan Pemodelan 3D Scroll Rotor menggunakan FSI dan FEA
Proyek riset rekayasa ini bertujuan memodelkan ulang geometri 3D scroll rotor serta melakukan simulasi mendalam terhadap aliran fluida dan interaksi strukturnya dalam kondisi operasional.Proses dan Metodologi: Membuat pemodelan ulang geometri 3D menggunakan Fusion 360 dan mencetak prototipe awal menggunakan teknologi 3D printing untuk keperluan validasi eksperimental. Menjalankan simulasi Fluid-Structure Interaction (FSI) berbasis ANSYS Fluent (CFD) dan Static Structural (FEA) untuk menganalisis dinamika aliran fluida dan dampaknya terhadap struktur rotor.



.png)



























